Kunci Sukses Trading Harian Saham

Kunci Sukses Trading Harian Saham

Strategi trading saham ada bermacan-macam. Dan salah satu strategi trading yang cukup banyak dipraktikkan trader untuk meraih keuntungan jangka pendek adalah trading harian saham alias INTRADAY TRADING. 

Namun di satu sisi, intraday trading seringkali "menjebak" mindset trader. Tidak sedikit trader yang ingin mencoba intraday trading dengan tujuan ingin cepat kaya dari saham. Mindset-mindset seperti pada akhirnya hanya akan mengarahkan trader pada tindakan gambling. 

Padahal kalau intraday trading dilakukan dengan cara yang benar, anda bisa mendapatkan profit yang maksimal, dan konsisten. Intraday trading sangat bagus untuk anda yang ingin menerapkan trading cepat, dan tidak ingin hold saham terlalu lama.


Untuk anda para trader harian (intraday trading), anda perlu memperhatikan beberapa hal berikut agar anda bisa mencetak profit yang lebih konsisten. Poin-poin ini seringkali dilewatkan oleh para trader saham: 

1. Memilih saham yang layak untuk trading harian 

Kalau anda swing trader, pilihlah saham yang bagus untuk swing trading. Kalau anda trader harian, pilihlah saham yang bagus untuk trading harian. Jang memilih saham yang volatilitasnya liar dan sulit dianalisa dengan analisis teknikal.


Dalam intraday trading, anda hendaknya memilih saham-saham yang mudah naik secara stabil dalam jangka pendek, saham2 yang likuid pergerakannya, saham2 yang punya pergerakan harga yang wajar dan volatilitasnya bagus. 

Ketika anda memilih saham2 yang punya pergerakan baik dan menganalisa, maka disitulah anda akan mendapatkan peluang profit yang lebih baik, ketimbang anda membeli saham2 yang berisiko tinggi untuk trading harian. 

Trading harian memiliki frekuensi trading dan memantau market yang lebih sering. Oleh karena itu, jangan membuat diri anda stres dengan membeli saham2 yang risikonya tinggi.

2. Mengelola modal 

Banyak trader harian yang ketagihan membeli saham ketika bisa mendapatkan profit dalam waktu singkat. Sehingga hal ini membuat trader jadi lupa untuk mengelola modal (manajemen modal) dengan benar. Karena ketagihan dapat profit harian, trader kerap kali membeli banyak saham di portofolio tanpa pertimbangan yang baik, akhirnya justru saham trader menjadi nyangkut. 

Jadi di dalam mengelola modal untuk trading harian, sebaiknya anda pertimbangkan hal-hal berikut: 

- Jangan menggunakan margin trading
- Beli 1-2 saham maksimal dalam sehari
- Utamakan membeli saham yang punya pergerakan bagus 
- Tetap sisakan cash balance (jangan semua modal dipakai trading harian)

3. Mengontrol emosi trading 

Tidak bisa dipungkiri bahwa dapat untung cepat di saham sangat menyenangkan untuk seorang trader. Namun walaupun demikian, anda harus tetap mengontrol emosi trading. 

Tanpa emosi trading, trading harian bisa menjadi gambling dan menimbulkan risiko yang sangat berbahaya untuk seorang trader. Dalam mengontrol emosi untuk trading harian, anda harus pertimbangkan hal-hal berikut: 

- Memasang target trading yang realistis 
- Jika sudah profit, pertimbangkan untuk mengurangi trading (istirahat)
- Jangan beli trading hanya karena anda ingin untung cepat
- Tetap menganalisa sebelum beli saham

Poin-poin diatas ini sering diabaikan oleh trader-trader harian. Maka dari itu, kalau anda merasa melewatkan poin2 penting ini, anda harus segera mengevaluasi trading anda. 

Sukses dalam trading harian sangat ditentukan dari kemampuan trader dalam mengontrol emosi, karena trading harian identik dengan 'keakraban' trader melihat fluktuatif harga jangka pendek. Tanpa kontrol emosi yang baik, profit anda tidak akan berjalan dengan maksimal. 

Jadi kunci sukses trading harian saham ditentukan oleh: Analisa saham yang benar, manajemen modal dan kemampuan anda mengontrol emosi trading. Anda yang ingin trading harian, selalu aplikasikan poin2 tersebut di dalam aktivitas trading anda. 
Teknik Trading Harian Saham

Teknik Trading Harian Saham




Membeli dan menjual saham dalam jangka waktu yang singkat, yaitu beli-jual saham di hari yang sama, atau trading satu - tiga hari merupakan strategi trading harian (intraday) trading. Apakah anda adalah salah satu trader yang menerapkan strategi intraday trading? 

Dalam praktiknya, cukup banyak trader yang menerapkan trading harian, karena tidak sedikit trader saham yang ingin mendapatkan profit jangka pendek dari trading tanpa harus menyimpan saham terlalu lama. 

Tidak heran jika ada banyak strategi dan cara untuk melakukan trading harian (yang mungkin juga sering anda dengar), mulai dari analisa-analisa yang simpel sampai dengan analisis yang rumit. Tidak semua analisis trading harian cocok diterapkan oleh trader dan bisa menghasilkan profit konsisten.  

Di pos ini, saya ingin memaparkan poin-poin dan strategi penting trading harian yang bisa anda terapkan secara umum, untuk semua level trader (pemula sampai expert) dan mudah diaplikasikan secara langsung dalam trading saham.  

Ada poin-poin penting yang tidak boleh anda lewatkan ketika anda menerapkan teknik trading harian saham untuk memilih saham2 yang bagus. Berikut beberapa analisis untuk trading harian saham:

1. Analisis tape reading (bid-offer) 

Setiap kali anda memasukkan antrian harga beli dan jual, anda pasti akan mengamati bid (permintaan beli) dan offer (penawaran jual) saham tersebut. Bid offer sebenarnya memiliki banyak manfaat untuk analisa saham, khususnya untuk intraday trading, bukan hanya digunakan untuk memasang order. 

Bid dan offer menunjukkan kekuatan / minat beli dan jual yang terbentuk pada suatu saham. Dan bid offer menunjukkan minat pasar yang terjadi atau berlaku di hari / jam perdagangan saham yang sedang berlangsung. 

Oleh karena itu, bid offer bisa digunakan untuk mengambil keputusan trading cepat, untuk melihat apakah suatu saham memiliki potensi ke utara (naik) dalam jangka yang pendek, atau justru saham berpotensi turun dalam waktu cepat. 

Analisa tape reading ini juga dapat dikombinasikan dengan analisis net buy -sell, di mana analisa net buy dan net sell seringkali bisa menjadi penentu naik-turunnya saham dalam jangka waktu harian. 


2. Analisis teknikal (chart) 

Trading harian harus tetap dilakukan menggunakan analisis teknikal. Dalam hal ini, untuk mencari saham2 yang bagus untuk intraday, anda harus melakukan analisis teknikal di saham tersebut. 

Pola-pola teknikal yang terjadi dapat menggambarkan cerminan psikologis market, apakah saham akan cenderung naik jangka pendek, turun atau cenderung sideways. Jadi jangan beranggapan bahwa chart hanya digunakan oleh swing trader atau positioning trader. 

Namun, analisis teknikal tentu tidak bisa berdiri sendiri untuk trading harian. Analisis teknikal harus anda kombinasikan dengan tape reading (poin 1) dan analisa momentum (poin 3). 


3. Analisis momentum

Kunci dari trading harian adalah memahami momentum yang bagus untuk beli saham. Mengapa? Karena jangka waktu anda cukup singkat, sehingga anda harus membeli saham yang sinyalnya bagus. 

Analisis momentum adalah kombinasi dari kedua poin diatas, yaitu tape reading, analisis teknikal serta pelajari analisis market. Market yang cenderung stabil (tidak terlalu fluktuatif / bearish) tentu akan cenderung lebih mudah untuk memilih saham untuk trading harian. 

Jenis dan tipikal saham juga menentukan bagus tidaknya saham tersebut untuk trading harian. Ada saham yang bagus untuk trading harian. Ada saham yang berisiko untuk ditradingkan jangka pendek. 


Tiga hal inilah yang harus anda pahami dan praktikkan jika ingin sukses dan profit dalam trading harian. Jadi sebenarnya dalam teknik trading harian saham, anda sama sekali tidak memerlukan software-software khusus yang harganya mahal (sampai puluhan juta). 


Sayang sekali kalau uang anda habis hanya untuk membeli metode-metode trading harian yang sebenarnya metode 'sempurna' itu tidak bisa didapatkan secara instan. Karena teknik trading harian yang sesungguhnya terletak pada analisis-analisis yang benar. Hal ini sudah bisa dilakukan melalui software online trading anda sendiri. 
2 Strategi Trading Cepat: Intraday & Scalping Trading

2 Strategi Trading Cepat: Intraday & Scalping Trading





Strategi trading cepat saham bisa dilakukan dengan beberapa macam strategi. Inilah yang perlu anda pahami sebagai trader saham, khususnya anda yang ingin menerapkan praktik trading cepat untuk mendapatkan profit harian. 

Trading cepat sendiri sebenarnya terdiri dari 2 strategi yaitu INTRADAY TRADING dan SCALPING TRADING. Walaupun keduanya sama-sama trading cepat, akan tetapi scalping dan intraday trading memiliki strategi yang berbeda. 

Sehingga, anda harus bisa memilih strategi trading cepat yang sesuai dengan karakter anda, dan tidak hanya asal melakukan trading cepat. Jadi, anda perlu memahami perbedaan kedua strategi trading cepat tersebut. Mari kita bahas. 

1. Scalping trading saham 

Trading cepat dengan jangka waktu (time frame) yang paling singkat adalah scalping trading. Scalping trading adalah trading dengan time frame menitan. Anda beli dan jual saham hanya dalam waktu 1 menit, 10 menit, 15 menit, 30 menit, 1 jam. Itulah yang dinamakan dengan scalping trading. 

Saham-saham apa yang bisa naik cepat dalam waktu menitan? Jawabannya adalah saham-saham gorengan (saham lapis tiga). Yup, jadi scalping trading dilakukan dengan cara mencari saham-saham gorengan yang potensial naik dalam waktu menitan. 

Namun untuk mencari saham gorengan, tentu anda harus menggunakan analisa dan momentum. Membeli saham gorengan tidak disarankan untuk dilakukan secara asal-asalan (tanpa analisa). Selain itu, anda harus lebih disiplin dalam manajemen modal dan menetapkan target.  

Cara-cara memilih saham, manejemen modal dan analisa untuk scalping trading dengan mencari saham2 lapis tiga yang potensial naik 5-10% sehari, sudah saya bahas praktik2nya disini: Cara Trading Cepat 15 Menit - Scalping Trading. 

Karena saham gorengan memiliki risiko tinggi, dan mudah naik-turun dalam waktu cepat, maka saham gorengan adalah saham-saham yang paling cocok untuk scalping trading. 

Scalping trading, 'bahasa gaulnya' adalah strategi hit and run (pukul dan lari). Kalau anda sudah profit, langsung jual (dalam waktu menitan), karena saham2 gorengan tidak cocok untuk disimpan dalam waktu yang lebih lama. 

2. Intraday trading saham 

Intraday trading adalah trading harian, di mana anda melakukan beli jual saham di hari yang sama (misalnya beli saham pagi hari jual sore hari), sampai 1-3 harian trading. 

Jadi baik scalping maupun intraday, sama-sama merupakan strategi trading cepat. Akan tetapi, intraday trading memiliki time frame trading yang lebih panjang dibandingkan scalping. Intraday trading memiliki batas waktu harian (sampai tiga hari), sedangkan scalping dilakukan dengan trading menitan. 

Analisa untuk intraday trading juga berbeda dengan scalping. Pada strategi intraday trading, anda harus memilih saham2 yang likuid, saham-saham yang memiliki fluktuatif stabil, dan mudah naik dalam jangka waktu harian. 

Artinya, intraday trading dilakukan dengan memilih saham2 non-gorengan (saham blue chip ataupun saham2 second liner).

Intraday trading harus dilakukan dengan menganalisa saham dengan analisa teknikal, analisa tape reading dan kombinasi analisa momentum. Berdasarkan pengalaman saya, memilih saham untuk intraday trading cenderung lebih mudah ketimbang scalping, karena dalam intraday, anda bisa mengurangi risiko memilih saham2 yang terlalu volatil. 

Strategi2 dan praktik2 memilih saham yang bagus untuk intraday trading, sudah pernah kita bahas bersama secara lengkap, beserta saham2 yang layak trading disini: Ebook Intraday & One Day Trading Saham. 

Pada intraday trading, target take profit anda juga lebih rendah dibandingkan scalping trading. Idealnya, intraday trading dilakukan dengan target profit 1-4% sehari. Sedangkan scalping (memilih saham gorengan), target profit bisa dilakukan 5-10%. Tetapi, risiko intraday trading jauh lebih kecil dibandingkan scalping trading.  

Perlu anda ketahui juga, bahwa intraday trading bisa menjadi scalping trading. Hal ini karena seringkali saham2 yang bagus untuk intraday trading, bisa naik dalam waktu 30 menit sampai 1 jam, sehingga kalau target anda sudah tercapai dalam range waktu tersebut, anda bisa jual sahamnya, tidak perlu menunggu 1-3 hari. 

Jadi, melalui pos ini, anda sudah memahami strategi2 trading cepat di pasar saham. Sekarang anda hanya perlu menentukan strategi trading cepat apa yang cocok untuk anda (anda lebih ke tipikal scalper or intraday?), supaya anda bisa menghasilkan profit maksimal.